Selasa, 08 Oktober 2013

Tugas 1-Bad Design


Bad Design

 

                 Apa yang pertama kali anda lihat dari suatu rumah ? Tidak lain yaitu kesan depan rumah yang menarik. Seperti seorang manusia, yang utama umumnya orang lihat yaitu wajahnya. Rumah juga mempunyai muka, yaitu sisi depan rumah. Disinilah yang memastikan kesan dan penilaian orang pada rumah. Apakah kesannya baik atau biasa saja. Siapa yang tak ingin memiliki rumah indah, apalagi dengan biaya terjangkau alias murah. Tapi tidak hanya sekedar murahnya saja yang kita lihat, banyak unsur yang mesti kita perhitungkan juga. Dengan desain yang indah, lokasi yang tepat, kenyamanan, dan sebagainya.

            Tidak cuma design depan rumah saja yang merubah penilaian seseorang, tetapi seluruh pendukung yang ada dibagian depan rumah. Didalam rencana pembangunan rumah pastinya anda mesti memiliki bayangan seperti apa rumah yang akan anda bangun. Tiap-tiap orang tentu ingin mempunyai rumah yang terlihat indah serta menarik. Tidak Cuma model saja yang mempengaruhi, tetapi juga faktor pendukung lainnya yakni design teras, taman rumah, pagar rumah, serta cat dinding yang cocok. Lantas design rumah harus dikonsep dengan optimal serta menyeluruh untuk menciptakan rumah yang indah, menarik, dan nyaman.

ALASAN :
            Mengapa rumah ini saya katakan bad design, dikarenakan bangunan rumah tersebut kurang memperhatikan fungsi utama sebagai rumah. Secara kasat mata, mungkin rumah tersebut terlihat menarik dan unik karena minimalis, tetapi dilihat dari segi fungsi menjadi kurang efektif.

            Selain rumah tidak memiliki teras, rumah juga tidak memiliki atap berupa genteng sehingga pada saat turun hujan air tidak bisa turun kebawah dengan baik (menjadi genangan di atap rumah). Rumah tersebut juga kurang sehat karena ventilasi udara kurang, itu terlihat dari tidak adanya jendela terbuka disamping rumah, padahal disekitar rumah banyak pohon yang bisa menyegarkan suasana dalam rumah tersebut. Kemudian lantai atas rumah juga bisa berbahaya apabila menjadi tempat bermain anak-anak karena tidak memiliki pagar pembatas dan hanya ditutup oleh kaca transparan, sehingga rumah ini dapat dikatakan kurang nyaman dengan keluarga yang mempunyai anak kecil.

MASUKAN :
            Secara keindahan, rumah tersebut sangat unik tentunya.Untuk lebih nyaman lagi bagi penghuni alangkah baiknya kalau rumah tersebut memperhatikan hal hal diatas tadi,yaitu;
# Akan lebih baik menggunakan atap karena aliran air akan lebih bagus di bagian atas, selain itu juga bisa melindungi bagian samping rumah dari kontak langsung dengan hujan ataupun matahari sehingga bisa menjaga warna cat rumah dari kerusakan.
# Menambah jendela akan lebih membuat rumah lebih segar sebagai ventilasi langsung anatara alam sekitar dengan dalam rumah.
# Mungkin sebaiknya pada bagian atas rumah dibuatkan berupa teras sehingga bisa memberi ruang pandang yang lebih bebas jika ingin menikmati sekitar rumah.
# Karena pada bagian bawah rumah tidak mempunyai teras dan berdekatan lansung dengan jalan, maka akan lebih baik jika rumah tersebut dibatasi oleh pagar, sehinnga penngguna jalan tidak terlalu bebas ke dekat pintu depan rumah.

            Memiliki rumah idaman yang sesuai dengan selera anda adalah sebuah kepuasaan. Rumah anda akan menjadi lebih indah, nyaman dan istimewa sesuai dengan pribadi anda. Ada empat karakter sehingga sebuah rumah bisa dikatakan rumah indah. Pertama, hemat energi di mana cahaya diperoleh secara alami melalui ventilasi alami pula, menggunakan material produksi lokal maupun bahan daur ulang, serta murah perawatannya. Kedua, ramah lingkungan yang tampak dari tersedianya ruang terbuka hijau di areal rumah serta memberdayakan potensi lokal. Misalnya, dengan mengadaptasi desain rumah-rumah tradisional. Ketiga, adanya interaksi antara ruang dalam rumah dengan ruang luar rumah. Keempat, sesuai dengan karakteristik ataupun filosofi si pemilik rumah.

            Berikut referensi tips memilih rumah dan faktor apa saja yang perlu diperhatikan saat hendak membangun atau membeli rumah :
1.      Berdoa, saat hendak memilih rumah, akan sangat bijak jika kamu memintai pendapat-Nya. Saat kamu bingung diantara rumah-rumah pilihan, cobalah mintai pendapat-Nya lagi. Lakukan Shalat Hajat. Pastikan kamu selalu bersyukur atas rahmat dan nikmat-Nya.
2.      Desain, yaitu adalah bentuk arsitektur rumah yang akan kita beli. Hal ini bukan masalah berarti, sebab saat rumah tersebut kita beli bisa di design sedemikian rupa sesuai keinginan dan kemampuan. Tanyakan kepada pengembang mengenai sejauh mana renovasi yang dapat kita lakukan, karena ada pengembang yang tidak mengizinkan perubahan tampak depan atau pemasangan pagar.
3.      Promo, berupa potongan harga, atau hadiah langsung barang, ataupun free biaya tertentu. Hal ini juga menurut penulis bukan masalah berarti, karena promo tersebut tidaklah terlalu signifikan dibanding kebutuhan rumah tersebut.
4.      Situasi, yaitu kondisi perumahan tersebut apakah nyaman untuk kita tinggali. Tentunya bergaul dengan tukang minyak wangi kita akan tercium bau wangi, bergaul dengan tukang besi maka kita pun akan tercium bau besi. Jangan sampai rumah yang kita beli bersebelahan dengan rumah remang-remang, berbahaya.
5.      Material, lihat struktur bangunan, temboknya terbuat dari apa, rangka atapnya menggunakan apa, gentengnya apa, juga sejauh mana garansi yang diberikan penjual saat terima kunci.
6.      Sarana fasilitas, perhatikan apakah perumahan yang anda beli memiliki fasilitas yang memadai seperti rumah sakit, angkutan dalam kawasan, dilalui jalur busway, pertokoan, kolam renang (syukur-syukur waterpark), rumah ibadah, keamanan 24 jam, dan sebagainya.
7.      Legalitas, perlu dipertanyakan mengenai keabsahan sertifikat rumah yang akan anda beli, apakah masih sertifikat induk atau sudah dipecah, karena jika sudah dipecah maka kamu sudah bisa mengantongi sertifikat atas rumah tersebut.
8.      Prospek, silahkan diterawang akan jadi apa kamu 10 tahun mendatang ? tentunya kamu berharap sudah memiliki karyawan dan kamu duduk santai mengawasi karyawan bekerja untuk kamu. Lihatlah potensi di perumahan kamu, memungkinkan atau tidak anda berwirausaha di perumahan tersebut.
9.      Pengembang, tentunya membeli dari pengembang kecil cukup beresiko, khawatir ditengah jalan pembangunan berhenti, pengembang menghilang, ataupun kemungkinan lainnya. Maka dari itu saya sarankan untuk memilih pengembang yang sudah memiliki nama besar dibidang properti.
10.  Komitmen, saat memilih rumah idaman, pastikan kamu mengajak pasangan yang sah. Karena kamu berdua yang akan menghabiskan waktu di rumah pilihan tersebut. Jangan sampai ada permasalahan, disebabkan dulu waktu membeli rumah pasangan anda tidak di ikut sertakan.
11.  Lokasi, pastikan lokasi rumah yang kamu pilih jauh dari banjir, longsor, juga dekat dari akses kendaraan umum. Idealnya juga dekat dengan tempat aktivitas anda.
12.  Harga, ada harga ada rupa. Tentunya semua point di atas dengan harga yang lebih mahal akan mendapatkan hasil yang lebih baik dibandingkan dengan harga yang lebih murah.
13.  Kemampuan, lihatlah kemampuan sendiri, sehingga bisa menentukan harga rumah yang kisaran berapa yang ingin kamu beli.

0 komentar:

Poskan Komentar