Selasa, 08 April 2014

Tulisan 7-UMKM, "Solusi Keramat" Ekonomi Kita


Kamil Alfi Arifin
Krisis ekonomi global yang baru saja melanda tak hanya berimbas dan memberikan dampak yang cukup signifikan terhadap lumbung perekonomian nasional. Efek domino dari krisis tersebut masih dapat dirasakan denyutnya sampai hari ini. Hal itu terbukti, banyak perusahaan besar nasional yang lumpuh, dan menyebabkan semakin meningginya jumlah pengangguran, karena keputusan perusahaan untuk mem-PHK karyawan, tak terhindarkan. PHK menjadi keputusan tersulit namun tetap saja harus diambil.
Menurut peneliti dari Pusat Penelitian Ekonomi (P2E) LIPI, Latif Adam, angka pengangguran di Indonesia diperkirakan naik sebesar 9 persen di tahun 2009 dari tahun lalu, sekitar 8,5 persen. Menurutnya, kenaikan jumlah pengangguran ini lebih disebabkan menurunnya penyerapan tenaga kerja dalam bidang industri akibat pukulan krisis. Di Yogyakarta saja, berdasarkan Publikasi Badan Pusat Statistik, angka pengangguran pada Agustus 2009 mencapai 121.000 orang. Meningkat sekitar 13.500 orang dibanding periode yang sama pada tahun 2008 (Kompas, 29 Desember 2009).
Selain itu, bisa dilihat dari kebijakan-kebijakan tak populis pemerintah untuk memberikan dana talangan (bail-out) pada perusahaan-perusahaan yang sedang pesakitan. Bahkan, kasus bank Century yang jadi polemik berkepanjangan akhir-akhir ini, juga merupakan bukti paling telanjang beberapa anak masalah yang ditimbulkan krisis ekonomi global.
Di tengah-tengah kondisi defisit ekonomi nasional itu, terdapat fenomena  yang cukup menarik, yaitu Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) justru menjadi ujung tonggak perekonomian Indonesia. Data yang diturunkan Departemen Koperasi dan Usaha Kecil-Menengah menunjukkan angka kenaikan yang ajeg dalam 10 tahun terakhir. Pada akhir 2008 saja, jumlah usaha kecil dan menengah di Indonesia mencapai 51, 26 juta unit, terus naik hingga 39,5 persen sejak tahun 1998. Bahkan, pada tahun 2009 sebagian pelaku usaha kecil-menengah sudah mampu menembus pasar ekspor Eropa (Tempo,  21-27 Desember 2009: hal 23).
Hal ini menunjukkan, usaha-usaha kecil-menengah itu relatif lebih stabil dalam menghadapi gempuran krisis. Hal ini tentu bukan tanpa alasan. Usaha-usaha kecil-menengah memiliki sejumlah potensi yang membuatnya imun dalam menghadapi krisis. Potensi-potensi yang dimiliki itu, pertama, usaha kecil-menengah umumnya elastis, fleksibel, adaptif. Kedua, lantaran tak punya kekuatan tawar-menawar dengan pembuat kebijakan, pelaku usaha kecil-menengah biasanya bergerak dengan modal, kreativitas, dan inovasi sendiri (Tempo,  21-27 Desember 2009: hal 23). Ini yang kemudian menjadi garis pembeda dengan perusahaan-perusahaan besar  yang diwaktu krisis hampir kolaps. Jika pada perusahaan-perusahaan besar dana disuntik dari bank-bank, maka ketika bank pada waktu krisis mengalami kendala likuiditas, perusahaan-perusahaan ikut goyah.
Melihat potensi-potensi yang dimiliki, menjadi tak heran jika banyak pihak kemudian mengharapkan UMKM juga dapat dijadikan “benteng terakhir” penyelamatan ekonomi Indonesia dalam proyek Asian-China Free Trade Area (AC-FTA), yang belakangan banyak dikeluhkan pihak Indonesia.
Harapan ini tak berlebihan, mengingat prestasi yang sudah dicapai UMKM sebagaimana telah disinggung di atas. Dalam setahun ini UMKM menjadi “solusi keramat” penyelamatan ekonomi kita. UMKM sebagai salah satu bentuk usaha telah menjadikan semangat berdikari dan kreatif dalam dirinya. Suatu hal yang sejalan dengan ajaran Marhaenisme Soekarno yang menekankan semangat yang sama. Kreativitas dan keberanian berkarya dan berusaha menjadi investasi paling mahal dalam dunia usaha yang semakin kompetitif. Sejalan dengan prediksi Daniel H. Pink bahwa masa depan dunia hanya milik orang-orang yang mendayagunakan secara optimal fungsi otak kanannya yang kreatif (Pink, 2007).
Asa Buat Sang Penguasa
Dari kenyataan di atas, sudah selayaknya dan sepantasnya pemerintah memberikan perhatian yang lebih dalam mendorong usaha-kecil menengah sebagai strategi dan upaya perbaikan ekonomi nasional yang memang ditargetkan mencapai 6,3 persen.
Upaya yang harus dilakukan pemerintah tidak hanya berhenti pada pembuatan kebijakan terkait UMKM yang memungkinkan kemudahan akses pelaku usaha-kecil menengah pada masalah perbankan. Melainkan lebih dari itu, pemerintah harus juga melakukan kampanye akan pentingnya sikap mandiri, sikap kewirausahaan bagi anak bangsa. Inilah yang dimaksud dengan pembangungan ekonomi yang memiliki dimensi luas sebagai nation character building yang bertumpu pada keunggulan human capital (Sampurno, 2007: 14). Strategi pembangunan ekonomi ini sudah memberikan bukti keberhasilan yang bisa dilihat dari melesatnya perekonomian Singapura dan Korea Selatan yang cukup spektakuler. Padahal di sekitar tahun 1960, Singapura, Korea Selatan dan Indonesia memiliki pendapatan perkapita yang relatif hampir sama.
Kampanye dan pendidikan dalam menumbuh-kembangkan sikap kewirausahaan sebagai ruh dari UMKM begitu penting. Sebab kemandirian bangsa, sebagai salah satu karakter nasional bisa dicapai dengan program ini. Bahkan, beberapa tahun yang silam Anis Baswedan memprediksikan bahwa rulling elite, atau sekelompok golongan sosial terkemuka Indonesia di masa akan datang, yang akan menentukan arah perjalanan bangsa, ada di tangan para enterpreneur(Kompas, 31 Oktober 2006). Analisa Anis di atas, setidaknya mengandung pengertian bahwa kewirausahaan menjadi tren tersendiri di masa sekarang. Itu berarti, upaya pemerintah untuk serius mengkampanyekan pentingnya kewirausahaan sebenarnya menemukan momentum.
Tapi sejauh ini, pemerintah hanya berhenti pada target-target yang sifatnya normatif serta tanpa aksi konkret dan memadai. Padahal dalam pertemuan dialog nasional, National Summit 2009, rekomendasi agar pemerintah memperhatikan UMKM begitu terang benderang.
Lebih ironisnya, perhelatan demokrasi tingkat daerah (PILKADA) tahun ini, justru malah dihiasi oleh sepinya isu terkait UMKM yang diusung para calon. Tak seperti isu lainnya yang mencuat ke permukaan serta menjadi komoditas politik. Suatu isyarat yang buruk terhadap komitmen pemerintah yang beri’tikad memperbaiki perekonomian kita.
Kendala Lain UMKM
Kekecewaan kita atas sejumlah indikasi ketaksungguhan pemerintah dalam memberikan perhatian pada UMKM sebenarnya cukup terobati, saat melihat pihak swasta bergerak lebih cepat dalam memberikan perhatian pada UMKM. Belakangan, marak lembaga-lembaga non pemerintah memberikan andil dalam menyebarkan virus-virus kewirausahaan. Hal ini bisa dilihat dari mulai banyak didirikannya perguruan tinggi swasta yang concern pada kewirausahaan serta banyaknya seminar-seminar dengan tema terkait yang diadakan. Sebut saja misalnya Universitas Ciputra Group. Tentu, semua itu adalah upaya positif yang patut kita apresiasi.
Tapi persoalannya, semua upaya yang dilakukan untuk menumbuh-kembangkan sikap kewirausahaan di atas masih berwajah eksklusif. Bahkan, muncul kecenderungan pendidikan kewirausahaan sendiri jadi bisnis yang memiliki peluang “basah”. Itu terbukti dengan begitu mahalnya  kontribusi dana untuk seminar. Di kota-kota besar, seminar-seminar tentang kewirausahaan bisa butuh ratusan ribu rupiah. Atau, di Universitas Ciputra Group, setiap orang yang ingin belajar di dalamnya harus menyediakan uang kurang lebih 30 jutaan. Tentu ini berbelok dari semangat awal untuk membangun mentalitas dan karakter manusia nasional yang berdikari melalui kewirausahaan. Karena hanya mengekalkan filosofi “yang kaya, yang berkesempatan dan memiliki peluang besar untuk menjadi kaya lagi “. Sehingga komitmen pemerintah untuk memperhatikan keberadaan UMKM lagi-lagi hanya berhenti sebagai bualan saja.
UMKM, “solusi keramat” penyelamatan ekonomi kita yang terabaikan. Kadang kekeramatan dalam dunia dan negara (yang hendak) modern menjadi sesuatu yang tak populer, meski terbukti betapa tangguh kehebatannya.
Komentar  :

      Dewasa ini,perkembangan tidak hanya terjadi di dunia teknologi dan komunikasi.Perkembangan juga mulai merambah sampai ke sektor perekonomian.Banyak inovasi-inovasi baru yang mulai bermunculan dalam dunia ekonomi salah satunya UMKM(Usaha Kecil Mikro Menengah).UMKN dapat mewujudkan impian masyarakat untuk memiliki usaha sendiri atau menjadi enterprenuersip.UMKM juga berdampak positif secara agregat karena akan mengurangi tingkat pengangguran.Melalui UMKM,kini masyarakat tidak harus ketergantungan dengan pihak bank untuk memperoleh pinjaman modal.Semuanya dapat di tangani oleh UMKM.

       UMKN mendapat sambutan yang sangat positif dari masyarakat.Hal ini dibuktikan dengan banyaknya seminar-seminar yang mengangkat tema Enterpreneursip baik dikalangan mahasiswa maupun kalangan masyarakat umum.UMKN juga dikabarkan telah menembus ekspor Eropa.Sayangnya,UMKM belum mendapatkan perhatian yang khusus dari pemerinta.
 

Kamis, 03 April 2014

Tulisan 6-Pemilihan Kata (diksi) dan Analisis diksi


1.      Browser web : (peramban ramatraya) adalah perangkat lunak yang berfungsi menampilkan dan melakukan interaksi dengan dokumen-dokumen yang disediakan oleh server web . Peramban web yang populer adalah Microsoft Internet Explorerdan Mozilla Firefox.
2.      File-file : (berkas) adalah identitas dari data yang disimpan di dalam sistem berkas yang dapat diakses dan diatur oleh pengguna. Sebuah berkas memiliki nama yang unik dalam direktori di mana ia berada.
3.      Vendor:  (pencatu/supplier) pihak ketiga yang menjadi produsen material – material perusahaan.
4.      Cracker: (perengah) sebutan untuk mereka yang masuk ke sistem orang lain dan cracker lebih bersifat destruktif, biasanya di jaringan komputer, mem-bypass password atau lisensi program komputer, secara sengaja melawan keamanan komputer, men-deface (merubah halaman muka web) milik orang lain bahkan hingga men-delete data orang lain, mencuri data.
5.      Survei: (jajak pendapat) pemeriksaan atau penelitian secara komprehensif 
6.     Plug-in: (colok-masuk) sebuah program komputer yang menambah fungsionalitas sebuah program utama (suatu peramban web atau klien surel, sebagai contoh). Program utama biasanya memberikan semacam antarmuka (interface) agar colok-masuk dapat berinteraksi dengan program utama. Sebagai contoh, colok-masuk biasanya digunakan pada peramban web untuk memutar video, memindai virus, dan menampilkan jenis berkas baru. Contoh colok-masuk yang dikenal adalah colok-masuk untuk Adobe Flash Player dan QuickTime. 
7.      Patching: (menambal)  software (biasanya berukuran kecil) yang didisain untuk memperbaiki, atau memperbarui suatu program komputer ataupun data-data yang didukungnya.
8.      Update: (pembaharuan) perintah yang digunakan untuk mendapatkan pembaharuan (update) terbaru dan melakukan sinkronisasi dengan versi yang ada pada CVS Server. Sebagai contoh, nomor revisi yang Anda miliki adalah 1.1 dan nomor revisi yang ada pada CVS Server adalah 1.2, sehingga bisa diketahui bahwa file sudah dimodifikasi oleh orang lain dan Anda belum mendapatkannya.
Menurut kami terdapat beberapa pilihan kata yang kurang cocok digunakan dalam artikel ini :
            Dalam membuat judul alangkah baiknya jika diganti “Jangan Lupa untuk Memperbarui Peramban web Anda”.
            Pada kalimat “..di seluruh dunia berisiko rentan…” kata berisiko sangat tepat jika dipakai ,biasanya ada yang salah menulisnya yaitu dengan beresiko.
            Alangkah baiknya jika di setiap bahasa asing disertai juga bahasa penyerapan dan penerjemahan di dalam bahasa Indonesianya.
            Pada kalimat “Membarui sistem keamanan browser…” kata membarui seharusnya diganti dengan memperbarui.
            Pada kalimat “Firefox paling aman” ,terkesan pada blog ini si penulis memihak kepada salah satu produk peramban web tersebut.Seharusnya kata ini tidak ada (dihapus).
            Pada kalimat “pengguna Firefox umumnya paling aman” meskipun secara fakta suveynya benar mengatakan bahwa firefox lebih aman,seharusnya penulis menulisnya “Menurut survey yang ada bahwa peramban firefox lebih aman”
            Pada kalimat “..yang gampang diakses” seharusnya “..yang mudah diakses”
Opini atau pendapat tentang kelebihan dan kekurangan artikel
1.      Kelebihan dari Artikel
-Artikel diatas mengajak kita para pengguna untuk lebih sadar akan keamanan computer dengan cara yang sederhana yaitu memperbarui peramban yang ada
-Banyak menggunakan istilah-istilah dibidang komputer yang simple,walaupun ada beberapa yang agak asing didengar.
-Artikel ini menyertai hasil survey yang ada ,serta turut menyertai pula kutipan-kutipan penting tentang fakta teori para peneliti
2.      Kekurangan dari Artikel
-Seharusnya dalam artikel ini memberikan pembeda antara bahasa asing ,yaitu dengan cetak miring
-Artikel ini terkesan memihak pada salah satu produk peramban
-Kurang gambar-gambar menarik (gambar hasil survey bias saja dibuat digramnya)
-Dari judulnya saja agak kurang tepat

 

 

Tulisan 5-Siapa bilang Akun "@dpr.go.id" Tak Aman?


JAKARTA, KOMPAS.com - Pengamat IT Security Ruby Alamsyah mengatakan, akan lebih aman jika para pejabat publik, termasuk anggota DPR menggunakan e-mail dengan akun resmi @dpr.go.id. Keberadaan website www.dpr.go.id yang telah berusia 11 tahun, seharusnya mampu menyediakan layanan e-mail yang aman bagi para anggota. Di samping itu, menurut Ruby, sistem yang digunakan DPR juga sudah tergolong canggih.

"Tergolong sistem yang top di dunia," kata Ruby kepada Kompas.com, Jumat (6/5/2011).

Menurutnya, penggunaan akun resmi akan lebih aman bagi para pejabat publik. Akun ini akan lebih mudah diproteksi dari tindakan hack dibandingkan jika menggunakan akun domain gratisan. "Masalah aman ini kan, masalah siapa yang punya server. Kalau pakai domain gratisan, kan berarti pihak asing yang memiliki server, perusahaan asing yang tunduk pada pemerintahan mereka. Bayangkan, kalau pemerintahan mereka (pemilik domain gratis) minta, pasti dikasih," paparnya.
Lebih lanjut Ruby mengungkapkan, untuk menjamin keamanan akun resmi anggota Dewan yang menggunakan @dpr.go.id bisa dilakukan oleh admin yang menangani IT di DPR. "Tinggal dibikin aman, yang pasti, jauh lebih aman dan termonitor oleh adminnya, oleh staf IT. Akan mudah terpantau apakah ada pengaksesan ilegal atau tidak. Sudah ada ilmu IT security yang bisa membentengi hal itu. Misal, siapa yang berhak mengakses e-mail, perangkat security tambahannya apa. Sehingga baik pembaca dan pengirim e-mail aman password-nya. Kalau punya sendiri (institusi), tanggung jawab kita yang menjaganya. Setiap orang yang punya server wajib untuk mengamankan server-nya," kata Ruby.

Selain itu, menurut Ruby, dengan sistem dan situs yang telah dibangun DPR sejak tahun 2000 itu, bukan pekerjaan sulit membuat akun e-mail bagi 560 anggota Dewan. "Saya yakin, mahasiswa di Indonesia bisa membuatkan e-mail anggota-anggota DPR di bawah 15 menit. Saya sudah lihat sistem mereka (DPR), simpel kok, sistem mereka yang sekarang capable dan bisa bikin e-mail-e-mail pribadi. Mereka menggunakan Microsoft Exchange Server," jelasnya.

Ia juga menilai, keengganan menggunakan akun e-mail resmi DPR karena alasan tak aman dan tak bisa dibuka di luar Gedung DPR, tak beralasan. Sebab, mail.dpr.go.id ternyata bisa dibuka tak hanya di lingkungan Dewan. Bahkan, menurut Ruby, bisa di-setting push mail sehingga anggota DPR bisa membukanya melalui perangkat mobile. Sementara itu, Sekretaris Jenderal DPR RI Nining Indrasaleh hanya berkomentar singkat melalui pesan singkat mengenai ada atau tidaknya alamat e-mail untuk masing-masing anggota dewan dengan domain @dpr.go.id.
Sumber : Kompas
Tanggal diterbitkan : Minggu, 8 Mei 2011


Kelebihan

Artikel ini sangat menarik, karena membahas topik yang sedang ramai diperbincangkan oleh masyarakat. Selain itu pada artikel ini para pembaca disuguhkan dengan pemberitaaan yang mengejutkan soal akun surat elektronik para wakil rakyat yang ternyata alamat resminya berbeda dengan pemberitahuan pada pemberitaan di Australia lalu.
Kekurangan

Artikel ini cenderung memvonis bahwa 'seluruh' anggota DPR belum menggunakan domain akun resmi untuk mereka, yaitu @dpr.go.id.


Pendapat Akhir / Saran
Menurut saya pribadi tulisan ini sangat bagus, karena masyarakat semakin tahu tingkah laku para wakil rakyat yang mereka pilih. Ratusan juta telah dihabiskan untuk membuat domain tapi ternyata mereka malah memanfaatkan domain gratis, ini sungguh mengherankan.

Sumber :
Kompas Elektronik

Tulisan 4-Artikel tentang Android


Dalam perkembangannnya android telah banyak mengalami perkebangan dalam beberapa segi, berikut adalah beberapa versi yang dikeluarkan android :
a. Android versi 1.1
Pada 9 Maret 2009, Google merilis Android versi 1.1. Android versi ini dilengkapi dengan pembaruan estetis pada aplikasi, jam alarm, voice search (pencarian suara), pengiriman pesan dengan Gmail, dan pemberitahuan email.
b. Android versi 1.5 (Cupcake)
Pada pertengahan Mei 2009, Google kembali merilis telepon seluler dengan menggunakan Android dan SDK (Software Development Kit) dengan versi 1.5 (Cupcake). Terdapat beberapa pembaruan termasuk juga penambahan beberapa fitur dalam seluler versi ini yakni kemampuan merekam dan menonton video dengan modus kamera, mengunggah video ke Youtube dan gambar ke Picasa langsung dari telepon, dukungan Bluetooth A2DP, kemampuan terhubung secara otomatis ke headset Bluetooth, animasi layar, dan keyboard pada layar yang dapat disesuaikan dengan sistem.
c. Android versi 1.6 (Donut)
Dirilis pada September dengan menampilkan proses pencarian yang lebih baik dibanding sebelumnya, penggunaan baterai indikator dan kontrol applet VPN. Fitur lainnya adalah galeri yang memungkinkan pengguna untuk memilih foto yang akan dihapus; kamera, camcorder dan galeri yang dintegrasikan; CDMA / EVDO, 802.1x, VPN, Gestures, dan Text-to-speech engine; kemampuan dial kontak; teknologi text to change speech (tidak tersedia pada semua ponsel; pengadaan resolusi VWGA.
d. Android versi 2.0/2.1 (Eclair)
Pada 3 Desember 2009 kembali diluncurkan ponsel Android dengan versi 2.0/2.1 (Eclair), perubahan yang dilakukan adalah pengoptimalan hardware, peningkatan Google Maps 3.1.2, perubahan UI dengan browser baru dan dukungan HTML5, daftar kontak yang baru, dukungan flash untuk kamera 3,2 MP, digital Zoom, dan Bluetooth 2.1.
e. Android versi 2.2 (Froyo: Frozen Yoghurt)
Pada 20 Mei 2010, Android versi 2.2 (Froyo) diluncurkan. Perubahan-perubahan umumnya terhadap versi-versi sebelumnya antara lain dukungan Adobe Flash 10.1, kecepatan kinerja dan aplikasi 2 sampai 5 kali lebih cepat, intergrasi V8 JavaScript engine yang dipakai Google Chrome yang mempercepat kemampuan rendering pada browser, pemasangan aplikasi dalam SD Card, kemampuan WiFi Hotspot portabel, dan kemampuan auto update dalam aplikasi Android Market.
f. Android versi 2.3 (Gingerbread)
Pada 6 Desember 2010, Android versi 2.3 (Gingerbread) diluncurkan. Perubahan-perubahan umum yang didapat dari Android versi ini antara lain peningkatan kemampuan permainan (gaming), peningkatan fungsi copy paste, layar antar muka (User Interface) didesain ulang, dukungan format video VP8 dan WebM, efek audio baru (reverb, equalization, headphone virtualization, dan bass boost), dukungan kemampuan Near Field Communication (NFC), dan dukungan jumlah kamera yang lebih dari satu.
g. Android versi 3.0/3.1 (Honeycomb)
Android Honeycomb dirancang khusus untuk tablet. Android versi ini mendukung ukuran layar yang lebih besar. User Interface pada Honeycomb juga berbeda karena sudah didesain untuk tablet. Honeycomb juga mendukung multi prosesor dan juga akselerasi perangkat keras (hardware) untuk grafis. Tablet pertama yang dibuat dengan menjalankan Honeycomb adalah Motorola Xoom.
h. Android versi 4.0 (ICS :Ice Cream Sandwich).
Diumumkan pada tanggal 19 Oktober 2011, membawa fitur Honeycomb untuk smartphone dan menambahkan fitur baru termasuk membuka kunci dengan pengenalan wajah, jaringan data pemantauan penggunaan dan kontrol, terpadu kontak jaringan sosial, perangkat tambahan fotografi, mencari email secara offline, dan berbagi informasi dengan menggunakan NFC.
Link artikel sumber :


Dari artikel diatas menurut kami diksinya sudah tepat dan mudah dimengerti, akan tetapi ada beberapa kata yang memerlukan perhatian khusus terutama kata-kata serapan yang berasal dari Bahasa Inggris yang mungkin kurang biasa terdengar ditelinga kita. Adapun kata-kata tersebut diantaranya yaitu :
-email electronic mail
-voice search semacam voice comand yang berfungsi untuk menjalankan aplikasi dengan suara
-bluetooth software penghubung antar perangkat untuk memindahkan file dari 1 perangkat ke perangkat lainnya
-gestures perintah tangan. Sebagai contoh pada tablet touch screen , dimana setiap sentuhan jarinya memiliki fungsi yang berbeda-beda
-Javascript tulisan -tulisan yang berisikan statemen -statement untuk menjalankan program pada bahasa pemrograman Java
-wifi hotspot koneksi internet tanpa menggunakan kabel yang memiliki jangkauan wilayah
-reverb,
-equalization
- headphone alat
-virtualization proses virtual (maya) atau di sebut pemayaan
-bass boost di gunakan sebagai pengaturan suara untuk membuat suara lebih kencang
Pemilihan kata dan penggunaan bahasa pada artiket tersebut sangat khusus sehingga dalam mengartikan satu kalimat yang terdapat kata-kata yang tidak dimengerti oleh kita dimana kita harus membacanya  beberapa kali untuk mengerti maksudnya.


Isi dari artiket tersebut juga cukup jelas padat dan berisi sehingga sebuah informasi dapat diterima dan ditangkap baik oleh pembaca. Karena menurut aturan Bahasa Indonesia yang benar sebuah artikel atau karya tulis itu dapat dikatakan baik apabila sang pembaca dapat menerima informasi yang baik dan benar dari sebuah karya yang ia baca.


Saran
Baiknya kata-kata yang menggunakan kata serapan menggunakan format cetak miring untuk memudahkan para pembaca mengerti kelebihan dari tiap versi Androidnya, serta pencantuman arti kata serapan tersebut untuk memudahkan pembaca mengerti setiap makna dari kata serapan tersebut.