Sabtu, 17 Maret 2012

Softskill-Manusia dan Cinta kasih


MANUSIA DAN CINTA KASIH






Cinta kasih dapat kita artikan sebagai perasaan suka (sayang) kepada seseorang yang disertai dengan menaruh belas kasihan. Namun biasanya orang-orang mengartikan cinta sebagai rasa yang mendalam kepada seseorang, sedangkan kasih merupakan pengungkapan untuk mengeluarkan rasa, mengarah kepada yang dicintai. Tapi, tidak sedikit orang yang salah mengartikan cinta itu sendiri, terkadang kata cinta di salah artikan dengan kata nafsu, padahal sesungguhnya cinta sama sekali bukan nafsu. Cinta bersifat manusiawi, semua manusia pasti memiliki rasa cinta, cinta pada keluarga, teman, bahkan pasangan hidupnya sendiri. Cinta menunjukkan perilaku memberi, sedangkan nafsu cenderung menuntut. Contohnya, kita bisa lihat cinta seorang ibu kepada anaknya, sang ibu tidak mungkin menuntut anaknya untuk membalas cinta kasih yang ia berikan kepada anaknya, justru ia akan memberikan apa pun yang terbaik demi anaknya. Namun berbeda dengan anak muda zaman sekarang, begitu banyak simpang siur pemahaman tentang cinta. Kita bisa lihat cara bergaul dan cara berpacaran mereka, tak ada rasa malu di jiwa mereka ketika mereka berpacaran di tempat umum, tak jarang mereka sudah sangat terbiasa melakukan hal yang melebihi batas cara berpacaran yang sewajarnya. Terkadang orang tua mereka pun tak kurang kurang menasehati anaknya untuk tidak salah pergaulan, itulah rasa cinta kasih yang orang tua lakukan untuk anaknya, tapi tak sedikit pun kita sebagai anaknya mau menerima nasehat dari orang tua kita, bahkan kita semua  sebagai remaja seringkali menganggap nasehat orang tua kita tak ada artinya, hanya mengekang pergaulan kita saja. 

Kasih sayang adalah perasaan sayang, perasaan cinta atau perasaan suka kepada seseorang. Apabila suatu hubungan cinta diakhiri dengan sebuah pernikahan maka hal ini akan menimbulkan perasaan yang lebih dewasa lagi dan juga menuntut agar suatu hubungan tersebut lebih bertanggung jawab, perasaan inilah yang disebut dengan kasih sayang, mengasihi, atau saling menumpahkan kasih sayang. Mungkin bisa dikatakan bahwa cinta adalah hal yang sangat berarti bagi diri kita sepanjang hidup kita, kasih dimana sesuatu yang memiliki hal yang sangat berarti untuk saling mengasihi antara sesama manusia.

Cinta itu sendiri yaitu saling mencintai, saling menyayangi dan saling pengertian,  dimana semua ini berhubungan dengan perasaan yang ada dalam hati yang timbul dari ketertarikan pada suatu lawan jenis yang menjadi ingin rasa memiliki dan menjadi sepasang yang tak ingin lepas dari sesuatu tersebut. Kasih yang menjadi pelengkap dari kata cinta yang satu sama lain saling mengasihi dan menjaga hati dengan baik. Tetapi cinta jangan dilaksanakan dengan NAFSU dan GENGSI .  kenapa dengan  NAFSU dan GENGSI karena kita memilih orang tersebut bukan karena iri yang hanya mengikuti hawa nafsu saja dan malu terhadap lingkungan sekitar. Pasti anda pernah mendengar pepatah “ kalau jodoh ga kan kemana”, nah dalam hal ini bisa dikatakan kita memilih dengan sabar jangan terburu buru ,kita telaah mana yang cocok dengan diri kita. Bila kita laksanakan dengan baik, kita akan merasa nyaman dan senang. Zaman sekarang bisa dikatakan semakin ke zaman akan semakin cepat orang merasakan cinta kasih, lalu satu lagi, pacar akan menuruti kata pacarnya dibandingkan dengan orang tuanya, nah kita harus tahu betul, apakan cinta kasih kita direstui atau tidak, karena apabila tidak maka akan menjadi hubungan tidak baik.

Cinta dalam agama islam, bisa diartikan sebenarnya tidak boleh dikarenakan belum muhrim, karena dalam agama islam belum boleh mencintai dan memiliki lawan jenis sebelum menikah, apabila sudah menikah, baru boleh mencintai dan memiliki. Sebenarnya cinta dalam agama islam adalah cinta kita terhadap sang pencipta, kita cinta terhadap semua yang telah diciptakan demi meneruskan hidup di dunia yang harus kita syukuri atas segala rahmat dan karunia yang telah diberikan kepada kita di dunia, jangan lah kau mendustai apa yang telah diberikan oleh Allah Swt, kita harus cinta melaksanakan segala apa yang telah diperintahkan dan menjauhi segala larangannnya.

0 komentar:

Poskan Komentar